7 Langkah Optimasi Web Ecommerce untuk Pemula
Inilah cara optimasi web ecommerce untuk pemula. 7 langkah teknikal yang paling mendasar untuk mulai mendapatkan traffic organik dari Google.
Punya web ecommerce tapi traffic organiknya tidak bergerak? Kamu tidak sendirian.
Sebagian besar pemilik bisnis yang baru pindah dari marketplace ke web sendiri menghadapi masalah yang sama: web sudah jalan, produk sudah ada, tapi Google seolah tidak tahu web itu ada.
Masalahnya bukan pada produkmu. Masalahnya ada di fondasi teknikal yang belum dioptimasi.
7 Langkah Optimasi Web Ecommerce
Panduan ini akan membawa kamu melewati 7 langkah optimasi web ecommerce yang paling mendasar dan paling menentukan untuk memulai perjalanan mendapatkan traffic organik dari Google.
1. Optimalkan judul halaman produk
Judul halaman produk adalah hal pertama yang dilihat Google dan calon pembeli di hasil pencarian. Banyak pemilik toko online hanya menuliskan nama produk tanpa mempertimbangkan keyword yang benar-benar dicari orang.
- Contoh yang kurang optimal: "Kemeja Polos"
- Contoh yang lebih baik: "Kemeja Pria Polos Lengan Panjang Bahan Katun"
Tambahkan atribut yang relevan seperti jenis, bahan, warna, atau ukuran ke dalam judul. Ini membantu Google memahami konteks produkmu dan mencocokkannya dengan pencarian yang lebih spesifik.
2. Bersihkan struktur URL
URL adalah alamat halaman webmu di internet. URL yang bersih dan deskriptif membantu Google memahami isi halaman sebelum bahkan membacanya.
- Hindari URL seperti: tokokamu.com/product?id=8374
- Gunakan URL seperti: tokokamu.com/kemeja-pria/kemeja-polos-lengan-panjang-katun
Pastikan setiap URL pendek, mengandung keyword utama, dan menggunakan tanda hubung untuk memisahkan kata.
3. Percepat loading halaman
Google menggunakan kecepatan halaman sebagai salah satu faktor ranking. Di ecommerce, ini bahkan lebih kritis karena setiap detik keterlambatan bisa menurunkan konversi.
Cara cek kecepatan webmu: buka PageSpeed Insights (gratis dari Google), masukkan URL webmu, dan lihat skor yang keluar. Skor di bawah 50 perlu segera diperbaiki.
Penyebab umum web lambat: gambar produk yang ukurannya terlalu besar, plugin atau script yang tidak dioptimasi, dan hosting yang kualitasnya rendah.
4. Tulis deskripsi produk yang unik
Salah satu masalah paling umum di web ecommerce adalah duplicate content dengan deskripsi produk yang sama persis di banyak halaman, atau bahkan disalin dari supplier.
Google tidak suka konten duplikat. Tulis deskripsi unik untuk setiap produk, fokus pada manfaat untuk pembeli, dan selipkan keyword secara natural. Minimal 150 kata per halaman produk adalah titik awal yang baik.
5. Optimalkan gambar produk
Gambar yang tidak dioptimasi adalah salah satu penyebab terbesar web ecommerce yang lambat. Ada dua hal yang perlu diperhatikan:
Pertama, kompres ukuran file gambar sebelum upload. Tools seperti TinyPNG bisa memperkecil ukuran gambar hingga 70% tanpa mengurangi kualitas yang terlihat.
Kedua, isi alt text setiap gambar dengan deskripsi yang mengandung keyword. Alt text adalah teks yang muncul ketika gambar gagal dimuat dan juga yang dibaca Google untuk memahami isi gambar.
6. Bangun struktur kategori yang logis
Struktur kategori web ecommerce yang baik membantu Google merayapi seluruh halaman webmu dengan efisien.
Pikirkan seperti membuat peta toko fisik yang pembeli harus bisa menemukan produk apapun dalam maksimal 3 klik dari halaman depan.
Contoh struktur yang baik: Beranda > Kategori Utama > Subkategori > Halaman Produk
Hindari membuat terlalu banyak level kategori karena ini mempersulit Google menjangkau halaman produk yang ada di level terdalam.
7. Pasang Google Search Console
Google Search Console adalah tools gratis dari Google yang memberitahu kamu bagaimana Google melihat webmu. Dari sini kamu bisa tahu:
- Halaman mana yang sudah diindeks Google.
- Keyword apa yang membawa orang ke webmu.
- Error teknikal yang perlu diperbaiki.
- Seberapa sering halaman webmu muncul di hasil pencarian.
Pasang ini sejak hari pertama web ecommerce kamu jalan. Data yang terkumpul sejak awal akan sangat berharga untuk keputusan SEO ke depannya.
Siap Memulai Optimasi Web Ecommerce?
Tujuh langkah di atas bukan satu-satunya yang perlu dilakukan dalam perjalanan SEO ecommerce. Tapi ini adalah fondasi yang harus benar sebelum bicara hal-hal yang lebih lanjut.
SEO bukan sprint. Tapi dengan fondasi yang tepat, setiap bulan webmu akan semakin kuat dan semakin sulit dihentikan.
Kalau kamu butuh bantuan mengaudit web ecommerce kamu dan tahu mana yang perlu diprioritaskan, Saya siap membantu.