Apa itu Domain Authority? Pengaruhnya pada Ranking

Domain authority adalah metrik yang memprediksi seberapa besar kemungkinan sebuah website mendapatkan peringkat di halaman hasil pencarian (SERP).

Apa itu Domain Authority? Pengaruhnya pada Ranking

Jika kamu sedang mempelajari SEO, salah satu istilah yang pasti kamu temui adalah Domain Authority (DA).

Metrik ini sering dijadikan acuan untuk menilai seberapa kuat sebuah website dalam persaingan di mesin pencari, dan memahaminya bisa membantu kamu membuat keputusan SEO yang lebih tepat.

Bisa dikatakan semakin tinggi domain authority-nya, potensi performanya di SERP (Search Engine Result Page) juga akan semakin baik.

Penasaran dengan domain authority? Yuk, kita bahas.

Apa itu Domain Authority?

Domain Authority (DA) adalah metrik yang dikembangkan oleh Moz untuk memprediksi seberapa besar kemungkinan sebuah website mendapatkan peringkat tinggi di halaman hasil pencarian (SERP).

Nilainya berkisar dari 1 hingga 100 dan semakin tinggi skornya, semakin besar potensi website tersebut bersaing di hasil pencarian organik.

DA dihitung menggunakan model machine learning yang menganalisis data backlink sebuah domain dan menghubungkannya dengan pola peringkat di ribuan hasil pencarian secara aktual.

Dengan cara ini, Moz mencoba menemukan "formula" yang paling akurat untuk memprediksi kekuatan sebuah domain.

Moz mengembangkan metrik ini karena perusahaan yang menjalankan bisnis online sering tidak memiliki gambaran yang jelas tentang seberapa baik performa website mereka dibandingkan kompetitor. DA hadir sebagai tolok ukur yang bisa digunakan untuk keperluan tersebut.

Mengapa Domain Authority Penting?

Penting untuk dipahami sejak awal bahwa DA bukan faktor peringkat resmi yang digunakan Google.

Google memiliki algoritmanya sendiri dan tidak mengacu pada skor DA dalam menentukan posisi website di SERP.

Namun demikian, DA tetap berguna sebagai alat bantu komparatif. Ketika kamu ingin menarget keyword tertentu, melihat skor DA kompetitor yang sudah ranking memberi gambaran tentang seberapa kuat otoritas yang perlu kamu bangun untuk bisa bersaing.

DA juga berguna saat mengevaluasi calon sumber backlink yang semakin tinggi DA sebuah website, semakin bernilai backlink yang bisa kamu dapatkan darinya.

Singkatnya, DA bukan tujuan akhir, melainkan cerminan dari seberapa sehat praktik SEO yang sudah kamu jalankan.

Website dengan DA tinggi biasanya memang memiliki konten berkualitas dan profil backlink yang kuat, dua hal yang juga diperhatikan oleh Google.


Penting untuk dicatat bahwa domain authority bukanlah faktor peringkat yang digunakan oleh Google untuk menentukan ranking website.

Namun, domain authority berfungsi sebagai indikator yang menunjukkan kredibilitas website di mata search engine dibandingkan dengan pesaing.

Faktor yang Memengaruhi Domain Authority

Ada beberapa faktor utama yang mempengaruhi skor DA sebuah website.

Memahami faktor-faktor ini penting agar kamu tahu mana yang perlu diprioritaskan.

Backlink adalah faktor paling dominan dalam menentukan skor DA. Ketika website lain yang memiliki otoritas tinggi menautkan ke website kamu, ini menjadi sinyal bahwa website kamu dianggap kredibel dan layak direferensikan.

Sebuah studi dari Ahrefs mengungkapkan bahwa 55,24% website tidak mendapatkan traffic organik sama sekali, dan penyebab utamanya adalah tidak adanya backlink yang mengarah ke website mereka.

Ini menunjukkan betapa krusialnya peran backlink, tidak hanya untuk DA tapi juga untuk performa organik secara keseluruhan.

Yang perlu diingat adalah kualitas jauh lebih penting daripada kuantitas. Satu backlink dari website berauthoritas tinggi yang relevan secara topik akan memberikan dampak yang jauh lebih besar dibanding puluhan backlink dari situs yang tidak relevan atau berkualitas rendah.

2. Kualitas Konten yang Disajikan

Konten yang informatif, mendalam, dan benar-benar bermanfaat bagi audiens memiliki peluang lebih besar untuk dibagikan dan direferensikan oleh website lain secara organik.

Semakin banyak situs yang merujuk ke konten kamu sebagai sumber, semakin kuat sinyal yang diberikan kepada mesin pencari bahwa website kamu adalah referensi yang kredibel.

Konten berkualitas juga secara tidak langsung mengurangi bounce rate dan meningkatkan waktu kunjungan, dua sinyal perilaku pengguna yang turut mempengaruhi persepsi mesin pencari terhadap relevansi website kamu.

3. Konsistensi Topik dan Topical Authority

Mesin pencari cenderung memberikan kepercayaan lebih pada website yang konsisten membahas topik tertentu secara mendalam.

Ketika website kamu konsisten memproduksi konten di satu niche, Google mulai mengenalinya sebagai sumber yang memiliki spesialisasi di bidang tersebut.

Konsistensi topik juga membantu membangun audiens yang setia, yang secara rutin kembali untuk konten baru. Ini berdampak positif pada traffic organik yang pada akhirnya turut memperkuat otoritas domain.

Tidak semua backlink memberi dampak positif. Tautan dari website yang sering melakukan spam, memiliki konten tidak relevan, atau terindikasi manipulatif justru bisa menurunkan skor DA dan bahkan berpotensi memicu sanksi dari mesin pencari.

Oleh karena itu, audit backlink secara rutin sangat penting. Gunakan tools seperti Moz Link Explorer atau Ahrefs untuk mengidentifikasi backlink berbahaya, lalu hapus atau gunakan Google Disavow Tool untuk mengabaikannya.

Internal link yang terstruktur dengan baik memiliki dua manfaat sekaligus.

Pertama, membantu search engine bot meng-crawl dan mengindeks halaman-halaman di website kamu lebih efisien.

Kedua, mendistribusikan otoritas dari halaman yang kuat ke halaman lain di dalam website, yang secara keseluruhan memperkuat DA.

Dari sisi pengguna, internal link yang relevan membuat pengunjung bertahan lebih lama karena mudah menemukan konten lain yang sesuai dengan kebutuhannya. Ini meningkatkan waktu kunjungan dan menurunkan bounce rate, dua sinyal positif bagi mesin pencari.

DA, DR, dan Authority Score: Apa Bedanya?

Saat menggunakan berbagai tools SEO, kamu akan menemukan bahwa masing-masing platform memiliki nama metriknya sendiri untuk mengukur kekuatan domain.

Ketiganya mengukur hal yang serupa tapi dengan metodologi yang berbeda, sehingga angkanya tidak selalu sama.

  • Domain Authority (DA) oleh Moz: Metrik yang pertama kali mempopulerkan konsep ini. Bisa dicek melalui Moz Link Explorer.
  • Domain Rating (DR) oleh Ahrefs: Algoritmanya berbeda dari Moz dan sering menghasilkan angka yang tidak identik, tapi sama-sama mencerminkan kekuatan profil backlink sebuah domain.
  • Authority Score oleh Semrush: Metrik dari Semrush yang turut mempertimbangkan traffic organik dan performa website selain profil backlink.

Sebagai contoh nyata, ketika artikel ini ditulis, septianbw.com memiliki DA 7 di Moz, DR 8 di Ahrefs, dan Authority Score 2 di Semrush.

Perbedaan angka ini normal karena setiap platform memiliki database dan formula perhitungan yang berbeda.

Yang paling penting adalah menggunakan satu tools secara konsisten saat membandingkan dengan kompetitor, agar perbandingannya tetap sepadan.

Tapi Selalu Ingat, Domain Authority Bukan Segalanya

Domain Authority adalah tolok ukur yang berguna untuk memahami posisi website kamu dibandingkan kompetitor di mesin pencari.

Meskipun bukan metrik resmi Google, DA mencerminkan kekuatan praktik SEO yang sudah dijalankan, terutama dari sisi backlink dan kualitas konten.

Faktor-faktor yang meningkatkan DA pada dasarnya adalah hal-hal yang memang baik untuk SEO secara keseluruhan: konten berkualitas, backlink dari sumber tepercaya, struktur internal link yang rapi, dan konsistensi topik. Jadi, fokus pada hal-hal tersebut dan DA akan mengikuti dengan sendirinya.

FAQ (Frequently Asked Question)

Bagaimana cara cek domain authority?

Domain authority awalnya memang dicetuskan oleh Moz, tapi sekarang sudah banyak tools lain yang menyediakan fitur untuk melacak domain authority seperti:

  • Moz Domain Authority Checker
  • Ahrefs
  • Majestic
  • SEMRush

Kamu bisa memeriksa skor hanya dengan memasukkan nama website ke tool yang dipilih. Jika sudah, tool akan memberikan angka DA sesuai performa website kamu.

Apa Perbedaan DA dan PA?

Selain domain authority, penting juga untuk memahami istilah page authority atau PA. Meski keduanya terdengar mirip, domain authority dan page authority memiliki fungsi yang berbeda.

Menurut Moz, page authority adalah skor yang menunjukkan seberapa baik peringkat sebuah halaman individual di website. Skor ini membantu memprediksi kemampuan halaman tersebut untuk meraih peringkat tinggi di mesin pencari, mirip dengan cara kerja domain authority.

Secara sederhana, domain authority mengukur kredibilitas keseluruhan domain website, sementara page authority mengukur kredibilitas setiap halaman di dalam domain tersebut.

Semakin tinggi skor kedua metrik ini menandakan potensi lebih besar untuk dapat ranking lebih baik di hasil pencarian.

Bagaimana cara meningkatkan Domain Authority sebuah website?

Meningkatkan DA memerlukan strategi seperti membangun tautan berkualitas dari situs otoritatif, menghasilkan konten yang relevan dan bermanfaat, meningkatkan performa teknis situs, serta memperbaiki struktur internal linking.

Apakah Domain Authority langsung memengaruhi peringkat di mesin pencari?

Tidak secara langsung. DA adalah metrik pihak ketiga, bukan faktor peringkat resmi Google. Namun, situs dengan DA tinggi cenderung memiliki backlink berkualitas, yang merupakan faktor penting dalam SEO.

Apakah website baru selalu memiliki Domain Authority rendah?

Ya, karena DA didasarkan pada jumlah dan kualitas backlink serta usia domain. Website baru membutuhkan waktu dan upaya konsisten untuk meningkatkan DA.

Apakah spam score memengaruhi Domain Authority?

Ya, spam score tinggi dapat menurunkan kepercayaan pada domain kamu, yang pada akhirnya dapat memengaruhi DA. Hindari tautan dari situs berkualitas rendah atau strategi link building yang tidak etis.